Sedikit pengalaman dalam hidup saya. Saya sekarang ini masih seorang pelajar, duduk dibangku SMA kelas 2 di salah satu SMA negeri di kota Semarang. Pengalaman hidup saya cukup mengasikkan sejauh ini. Semua saya lalui dengan hati yang ikhlas dan lapang, walau banyak rintangan yang ada disana, toh juga ada kenikmatan Allah swt yang saya dapatkan dari perjalanan tersebut.
Berbicara mengenai belajar dan bekerja. Kedua hal yang sebetulnya tidak bisa terpisahkan. Dua hal yang merupakan satu, dan tidak bisa dipisahkan. Belajar, istilah ini tidak hanya bagi kaum pelajar saja, tapi mencakup semua insan manusia yang ada didunia. Semua menjalani hidup didunia untuk belajar, mencari tahu tentang suatu hal, mengetahui asbabun nuzulnya, mengembangkannya dan begitu seterusnya. Kenapa seterusnya? Karena belajar tidak ada akhirnya. Tidak ada batasan umur bagi seseorang untuk belajar.
Sebaliknya, bekerja merupakan istilah yang mungkin hanya dialami oleh sebagian besar orang saja (karena ada beberapa orang lain yang tidak bekerja karena suatu alasan). Bekerja digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Mengapa saya katakan kalau antara belajar dan bekerja tidak dapat dipisahkan? Karena seseorang pastinya memerlukan sebuah ilmu sebelum melakukan sesuatu, sementara itu, melakukan suatu pekerjaan tidak bisa bila kita tidak tahu ilmunya. Maka dari itu, belajar dilakukan terlebih dahulu sebelum melakukan kerja. Tapi ada juga yang unik, ada orang yang bekerja diselingi dengan belajar. Artinya da mengetahui kemampuan dirinya sendiri, bahwa dia masih memerlukan belajar, karena ilmunya masih belum cukup untuk mendalami pekejaan tersebut walaupun sebenarnya orang itu sudah bisa dikatakan sebagai master.
Jadi Pilih Belajar atau Bekerja ?
Mengapa tidak keduanya? Ya kita bisa mengambil contoh dari orang yang sudah saya sebutkan diatas tadi. Orang tersebut masih mau belajar, walaupun ia sudah dibilang master dan menguasai pekerjaannya tersebut. Orang-orang seperti inilah yang patut kita jadikan teladan, karena dia sadar bahwa ilmu yang dimilikinya tidak ada apa-apanya, bahkan tidak ada 1% dari ilmu yang ada dibumi ini. Dengan memiliki pemikiran seperti itu, pasti akan membuat orang semakin semangat untuk terus belajar dan belajar, serta tidak malas untuk bekerja dan bekerja.
Tidak ada batasan seseorang untuk berhenti belajar atau bekerja. Selama nafas masih ada, maka kedua istilah tersebut menjadi prioritas utama kita yang harus terus kita usahakan. Setidak-tidaknya kita mengerti sebagian kecil ilmu yang ada didunia ini, walaupun ilmu tersebut sangat kecil, tapi bila ada manfaatnya, jangan sungkan untuk mempelajarinya. Ya minimal sampai kita bisa menguasainya lah.
Didalam agama saya, tidak ada kata akhir untuk belajar. Tujuan utama manusia ada didunia ini adalah untuk belajar. Mulai dari belajar sesuatu baru, belajar dari pengalaman, dan bentuk lainnya yang saya sendiri belum tahu pasti apa saja bentuk belajar yang sebenarnya. Tapi saya tetap berusaha untuk bisa lebih baik lagi, dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu, dari yang sebelumnya tertutup, menjadi terbuka, dari yang sebelumnya buta, menjadi melihat. Itu tujuan saya sesuai firman yang sudah Allah swt berikan kepada seluruh umat manusia.
Ingat, Allah menciptakan kita untuk belajar. Allah menunjukkan berbagi kebesarannya untuk kita pelajari, untuk kita cari tahu. Tujuannya supaya kita tidak salah dalam mengambil langkah. Tidak terjatuh pada satu lubang yang kita sendiri belum tahu apa yang ada didalamnya. Manusia adalah salah satu ciptaan paling sempurna. Manusia lebih tinggi derajatnya daripada malaikat, dengan catatan, manusia tersebut taat kepada Allah. Begitu sebaliknya, manusia akan rendah derajatnya serendah-rendanhnya, jika tidak taat kepada Allah.
Nah supaya tidak salah mengambil langkah, kita harus bisa mencari ilmunya. Ilmu cara berjalan dengan baik, ilmu cara supaya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Dan akhirnya bisa menjadi manusia yang ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT.
Nah sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk pembaca semua. Jangan sungkan untuk like dan share artikel ini jika mungkin bermanfaat untuk Anda, dan juga jangan sungkan untuk menyanggah pernyataan saya karena sejujurnya saya juga masih belajar. Terima kasih.
Berbicara mengenai belajar dan bekerja. Kedua hal yang sebetulnya tidak bisa terpisahkan. Dua hal yang merupakan satu, dan tidak bisa dipisahkan. Belajar, istilah ini tidak hanya bagi kaum pelajar saja, tapi mencakup semua insan manusia yang ada didunia. Semua menjalani hidup didunia untuk belajar, mencari tahu tentang suatu hal, mengetahui asbabun nuzulnya, mengembangkannya dan begitu seterusnya. Kenapa seterusnya? Karena belajar tidak ada akhirnya. Tidak ada batasan umur bagi seseorang untuk belajar.
Sebaliknya, bekerja merupakan istilah yang mungkin hanya dialami oleh sebagian besar orang saja (karena ada beberapa orang lain yang tidak bekerja karena suatu alasan). Bekerja digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Mengapa saya katakan kalau antara belajar dan bekerja tidak dapat dipisahkan? Karena seseorang pastinya memerlukan sebuah ilmu sebelum melakukan sesuatu, sementara itu, melakukan suatu pekerjaan tidak bisa bila kita tidak tahu ilmunya. Maka dari itu, belajar dilakukan terlebih dahulu sebelum melakukan kerja. Tapi ada juga yang unik, ada orang yang bekerja diselingi dengan belajar. Artinya da mengetahui kemampuan dirinya sendiri, bahwa dia masih memerlukan belajar, karena ilmunya masih belum cukup untuk mendalami pekejaan tersebut walaupun sebenarnya orang itu sudah bisa dikatakan sebagai master.
Jadi Pilih Belajar atau Bekerja ?
Mengapa tidak keduanya? Ya kita bisa mengambil contoh dari orang yang sudah saya sebutkan diatas tadi. Orang tersebut masih mau belajar, walaupun ia sudah dibilang master dan menguasai pekerjaannya tersebut. Orang-orang seperti inilah yang patut kita jadikan teladan, karena dia sadar bahwa ilmu yang dimilikinya tidak ada apa-apanya, bahkan tidak ada 1% dari ilmu yang ada dibumi ini. Dengan memiliki pemikiran seperti itu, pasti akan membuat orang semakin semangat untuk terus belajar dan belajar, serta tidak malas untuk bekerja dan bekerja.
Tidak ada batasan seseorang untuk berhenti belajar atau bekerja. Selama nafas masih ada, maka kedua istilah tersebut menjadi prioritas utama kita yang harus terus kita usahakan. Setidak-tidaknya kita mengerti sebagian kecil ilmu yang ada didunia ini, walaupun ilmu tersebut sangat kecil, tapi bila ada manfaatnya, jangan sungkan untuk mempelajarinya. Ya minimal sampai kita bisa menguasainya lah.
Didalam agama saya, tidak ada kata akhir untuk belajar. Tujuan utama manusia ada didunia ini adalah untuk belajar. Mulai dari belajar sesuatu baru, belajar dari pengalaman, dan bentuk lainnya yang saya sendiri belum tahu pasti apa saja bentuk belajar yang sebenarnya. Tapi saya tetap berusaha untuk bisa lebih baik lagi, dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu, dari yang sebelumnya tertutup, menjadi terbuka, dari yang sebelumnya buta, menjadi melihat. Itu tujuan saya sesuai firman yang sudah Allah swt berikan kepada seluruh umat manusia.
Ingat, Allah menciptakan kita untuk belajar. Allah menunjukkan berbagi kebesarannya untuk kita pelajari, untuk kita cari tahu. Tujuannya supaya kita tidak salah dalam mengambil langkah. Tidak terjatuh pada satu lubang yang kita sendiri belum tahu apa yang ada didalamnya. Manusia adalah salah satu ciptaan paling sempurna. Manusia lebih tinggi derajatnya daripada malaikat, dengan catatan, manusia tersebut taat kepada Allah. Begitu sebaliknya, manusia akan rendah derajatnya serendah-rendanhnya, jika tidak taat kepada Allah.
Nah supaya tidak salah mengambil langkah, kita harus bisa mencari ilmunya. Ilmu cara berjalan dengan baik, ilmu cara supaya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Dan akhirnya bisa menjadi manusia yang ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT.
Nah sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk pembaca semua. Jangan sungkan untuk like dan share artikel ini jika mungkin bermanfaat untuk Anda, dan juga jangan sungkan untuk menyanggah pernyataan saya karena sejujurnya saya juga masih belajar. Terima kasih.
0 Komentar untuk "Pilih Belajar atau Bekerja?"